PRINGSEWU – Suasana sejuk dan asri di Rumah Retret (RR) La Verna, Pringsewu, menjadi saksi bisu lahirnya para pemimpin muda yang tangguh. Pada tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2026, OSIS SMP Yos Sudarso Metro dan SMP St. Antonius Jakarta bersinergi menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kolaboratif.
Kegiatan ini mengusung tema yang sangat kuat, yaitu “OSIS SOLID (SOlutif, Leadership, Integritas, Disiplin): Membangun Kerjasama yang Berdampak.” Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari 13 siswa SMP Yos Sudarso Metro dan 12 siswa SMP St. Antonius Jakarta bahu-membahu mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.
Membangun Kedekatan di Alam Terbuka
Rangkaian acara dimulai dengan perkenalan hangat melalui berbagai permainan (games) yang memecah kekakuan antara siswa Metro dan Jakarta. Kebersamaan semakin erat saat seluruh peserta mengikuti senam pagi bersama untuk membangkitkan energi. Tidak hanya sekadar teori, sesi kepemimpinan kali ini menekankan pada karakter Leadership yang solutif dalam menghadapi tantangan organisasi.
Menghidupi Nilai Dehonian melalui Outbound
Salah satu momen yang paling berkesan adalah kegiatan outbound. Melalui pos-pos tantangan yang telah disiapkan, para peserta diajak untuk menggali dan mengaplikasikan nilai-nilai spiritualitas Dehonian secara nyata, yaitu:
Love (Kasih): Dasar dalam memimpin dengan hati.
Compassion (Bela Rasa): Menumbuhkan empati antar anggota tim.
Readiness (Kesiapan): Sikap sigap dalam menjalankan tugas.
Sacrifice (Pengorbanan): Menomorsatukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Sinergi Program dan Refleksi
Setelah melewati dinamika lapangan, para peserta melakukan evaluasi kegiatan untuk melihat sejauh mana nilai-nilai “SOLID” telah diterapkan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja OSIS dari setiap sekolah. Sesi ini menjadi ruang diskusi produktif di mana kedua sekolah saling bertukar inovasi guna menciptakan program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah masing-masing.
Penutup yang Khidmat
Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup dengan Misa Kudus. Misa penutup menjadi momen refleksi sekaligus pengutusan bagi para pengurus OSIS agar mampu menjadi garam dan terang di sekolah mereka.
Kegiatan LDK kolaboratif ini berjalan dengan lancar dan sukses. Melalui pertemuan dua sekolah ini, diharapkan tercipta jaringan persaudaraan yang kuat serta lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas tinggi dan kedisiplinan yang kuat sesuai dengan semangat OSIS SOLID.
